SKK Migas Dukung Inovasi Hulu Migas – Work Life After Pandemic

Maritimbisnis.com – 05/10/2020, 20:07 WIB

JAKARTA, MARITIMBISNIS.com – Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan dan ekonomi, namun telah merubah cara orang melakukan pekerjaan, termasuk melakukan pekerjaan secara work form home (WFH) dan penggunaan teknologi digital akan semakin masif. Work Life After Pandemic menjadi tema kegiatan Facility Management Forum (FMF) 2020 yang dilaksanakan SKK Migas secara virtual.

“Pandemi Covid-19 telah merubah cara bekerja di industri hulu migas. Bekerja dari rumah (WFH) adalah salah satu cara yang harus dilakukan. Pola kerja secara WFH kedepannya akan menjadi salah satu opsi. Tantangannya adalah bagaimana agar produktivitas dapat dijaga dan bisa ditingkatkan”, kata Dwi Soetjipto Kepala SKK Migas pada sambutan pembukaan FMF hari ini.

“Perkembangan revoluasi industri 4.0, bahwa otomatisasi dan pelaksanaan pekerjaan secara digital adalah sebuah keharusan agar daya saing meningkat dengan biaya yang semakin efisien. Tahun 2019 SKK Migas telah menetapkan transformasi hulu migas dengan salah satu pilar adalah digitalisasi yang telah diterapkan pada layanan perijinan melalui one door service policy (ODSP) yang telah mengadopsi beberaya layanan secara digital dan integrated operation center (IOC).”, kata Dwi.

Kepala SKK Migas menambahkan munculnya Pandemi Covid-19 menjadi faktor untuk mendorong inovasi hulu migas berbasis digital. “Kami bersyukur, sampai Agustus 2020 kinerja hulu migas untuk lifting minyak melebihi target APBN-P. Ini menunjukkan fakta bahwa transformasi digital hulu migas dapat mengurangi dampak dari Pandemi Covid-19”.

“SKK Migas mendukung pelaksanaan FMF 2020 dan diharapkan dapat menemukan inovasi baru dalam rangka menjaga dan meningkatkan kinerja hulu migas, terutama bagaimana pelaksanaan work life after pandemic. Forum ini sangat strategis, karena kerja keras SKK Migas dan KKKS agar kinerja hulu migas 2021 tidak turun serta dapat direalisasikannya visi produksi 1 juta barrel minyak dan 12.000 MMSCFD gas di 2030”, ujar Dwi.

By Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainnya