Dukung Kemajuan Pendidikan, Bea Cukai Tanjung Emas Hibahkan 13 Laptop

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan

Maritimbisnis.com, Semarang – Berada ditengah pandemi, banyak kegiatan tatap muka yang melibatkan orang banyak dihentikan, diantaranya adalah kegiatan belajar mengajar. Hingga saat ini, kegiatan belajar mengajar masih diselenggarakan jarak jauh atau melalui daring, sehingga dibutuhkan sarana komunikasi yang memadai.

BACA JUGA : Bea Cukai Batam Ringkus Kapal Berisi Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp10 Miliar

Pada kesempatan ini, Kementerian Keuangan melalui Kantor Bea Cukai Tanjung Emas bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang menghibahkan Barang Milik Negara (BMN) eks kepabeanan dan cukai berupa 13 unit laptop kepada akademisi pada Kamis (05/03).

BACA JUGA : Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Bayi Lobster

“13 unit Laptop ini merupakan merupakan barang hasil tegahan petugas atas pelanggaran ketentuan pelarangan dan pembatasan (lartas) atas barang kiriman dari luar negeri melalui perusahaan jasa titipan,” jelas Anton Martin, Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas.

BACA JUGA : Gali Potensi Perikanan, Bea Cukai Bantu Ekspor Produk Perikanan

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 48/M-DAG/PER/7/2015 tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor, laptop tersebut telah diurus status kepemilikannya menjadi milik negara untuk dihibahkan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 111/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanan Pemindahtanganan Barang Milik Negara dan nomor 240/PMK.06/2014 tentang Tata Cara Pengelolaan Barang Milik Negara Yang Berasal Dari Aset Eks Kepabeanan Dan Cukai.

BACA JUGA : Bea Cukai Gandeng Kepolisian dan BNN Perkuat Pengawasan Wilayah Perairan Indonesia

“Kami berharap kontribusi atas hibah BMN berupa 13 unit laptop eks kepabeanan dan cukai ini, dapat mempermudah proses belajar mengajar guna mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. Dan semoga, momentum ini dapat menjadi titik awal pelaksanaan pengelolaan BMN secara optimal dan tepat sasaran,” ujar Anton menambahkan.

Penerima hibah 13 unit laptop ini, yakni Yayasan Perguruan Tinggi Islam Raden Rahmat, berharap bahwa laptop tersebut bermanfaat untuk kepentingan kampus dalam proses belajar mengajar secara daring selama pandemi ini. ***

By Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainnya