Hubla

Menhub Minta Pelni Konsisten Berubah dan Tingkatkan Kinerja

Menhub Minta Pelni Konsisten Berubah dan Tingkatkan Kinerja

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan Maritimbisnis.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta jajaran PT Pelni (Persero) terus meningkatkan kinerjanya dengan selalu konsisten melakukan perubahan atau transformasi. “Terus lakukan perubahan dan pastikan apa yang dilakukan bisa ‘netes’ atau dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” demikian disampaikan Menhub saat memberikan sambutan dalam Rapat Pimpinan PT Pelni Tahun 2022, Rabu (3/8). Menhub mengatakan, diberikan amanah oleh Presiden RI Joko Widodo untuk memastikan konektivitas laut terlaksana dengan baik. Adapun sejumlah tantangan yang harus dihadapi di sektor transportasi laut misalnya yaitu harus menjangkau daerah terpencil, disparitas harga, dan lain sebagainya.…
Lanjut Membaca
Menhub Lantik Dirjen Perhubungan Darat dan Laut yang Baru

Menhub Lantik Dirjen Perhubungan Darat dan Laut yang Baru

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Nurul Ikhsan Maritimbisnis.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kamis (30/6), melantik Dirjen Perhubungan Darat dan Dirjen Perhubungan Laut yang baru. Irjen Pol Hendro Sugiatno dilantik sebagai Dirjen Perhubungan Darat yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Lampung. Kemudian, Arif Toha Tjahjagama dilantik sebagai Dirjen Perhubungan Laut yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Perhubungan Laut. Selain kedua pejabat tersebut, Menhub juga melantik Maria Kristi Endah Murni sebagai Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Keselamatan dan Konektivitas Perhubungan, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Angkutan Udara, Ditjen Perhubungan Udara. Menhub mengatakan, pelantikan dan rotasi jabatan dilakukan…
Lanjut Membaca
Kemenhub Terbitkan Pas Kecil Berbasis Elektronik Bagi Kapal di Bawah 7 GT

Kemenhub Terbitkan Pas Kecil Berbasis Elektronik Bagi Kapal di Bawah 7 GT

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada Maritimbisnis.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengeluarkan surat edaran mengenai penerbitan Pas Kecil berbasis elektronik (E-Pas Kecil) sebagai pengganti Pas Kecil untuk kapal-kapal dengan tonase kotor kurang dari GT 7. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 32/PK/DK/2021 tertanggal 8 Maret 2021. Pas Kecil adalah Surat Tanda Kebangsaan Kapal yang diperuntukan bagi kapal-kapal dengan tonase koror kurang dari GT 7, yang sebagian besar terdiri dari kapal-kapal tradisional dan kapal nelayan dengan jumlah yang banyak. Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Hermanta menjelaskan E-Pas Kecil ini diterbitkan dalam…
Lanjut Membaca
Jadi Garda Depan Keselamatan Pelayaran, Peran Syahbandar di Pelabuhan Perikanan Diperkuat

Jadi Garda Depan Keselamatan Pelayaran, Peran Syahbandar di Pelabuhan Perikanan Diperkuat

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada Maritimbisnis.com, Jakarta - Terbitnya Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2021 tentang  Penyelenggaraan di Bidang Kelautan dan Perikanan membawa banyak dampak positif. Salah satu diantaranya penguatan peran syahbandar di pelabuhan perikanan yang menjadi garda depan keselamatan dan keamanan pelayaran. “Tugas dan fungsi syahbandar di pelabuhan perikanan sangat penting dalam bertanggung jawab mengeluarkan administrasi bagi kapal perikanan. Mereka harus memastikan keamanan dan keselamatan operasional bagi kapal perikanan,” jelas Plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Muhammad Zaini dalam keterangan resmi Kementerian Kelautan dan…
Lanjut Membaca
PSC Ditjen Hubla Periksa Kapal Asing MV. Harmony Ocean di Pelabuhan Tanjung Priok

PSC Ditjen Hubla Periksa Kapal Asing MV. Harmony Ocean di Pelabuhan Tanjung Priok

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan Maritimbisnis.com, Jakarta - Sebagai pelabuhan Utama di Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok berupaya  mengedepankan aspek lingkungan dalam mewujudkan Pelabuhan Green Port. Semua kapal dan perusahaan yang beroperasi di Tanjung Priok yang harus dikelola dengan manajemen ramah lingkungan, termasuk kapal berbendera Indonesia dan kapal asing wajib menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur senilai maksimal 0,5 % m/m untuk mengurangi emisi gas buang kapal. Dalam menegakkan aturan tersebut, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok Capt. Wisnu Handoko bersama Tim Port State Control (PSC) atau Pejabat Pemeriksa Keselamatan dan Keamanan Kapal Asing memeriksa kapal yang…
Lanjut Membaca
Respon Insiden Kecelakaan Kapal di Selat Malaka dan Selat Singapura, Kemenko Marves Gelar Rakor dengan Kementerian Terkait

Respon Insiden Kecelakaan Kapal di Selat Malaka dan Selat Singapura, Kemenko Marves Gelar Rakor dengan Kementerian Terkait

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan Maritimbisnis.com, Batam -  Kondisi keselamatan pelayaran di sekitar Selat Malaka dan Selat Singapura tahun lalu cukup membuat prihatin. Sepanjang tahun 2020, telah terjadi tiga kali kejadian kapal kandas di perairan Batu Berhenti, Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah. Pada hari Jumat (26-02-2021), di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengadakan rapat koordinasi untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan Maritim di Selat Malaka dan Selat Singapura. BACA JUGA : Resmikan Mangrove Mangrove Center Of Excellence, Indonesia Jadi Pusat Mangrove Dunia Pertemuan tersebut dibuka oleh…
Lanjut Membaca